Lomba Mini Motivasi Islami
Satu, Sepuluh, Satutriliun Pemuda
Satu pemuda adalah tunas pisang, yang tumbuh cepat dan menghasilkan pisang satu tandan berbuah
banyak pisang. Artinya pemuda yang hanya memiliki satu jiwa tetapi memiliki
pemikiran yang banyak. Tiga pemuda sepert kaki tiga yang menyangga beban. Artinya bila pemuda
saling bekerjasama, bergotongroyong, dan menjaga ukhuwah islamiah, maka beban
yang berat akan terasa mudah. Sepuluh pemuda dapat menjadi pemain bola di lapangan yang
bekerjasama untuk satu tujuan memasukkan bola ke gawang lawan. Artinya banyak
pemuda yang memiliki persamaan pemikiran seperti membahagiakan orangtua,
sukses, ataupun masuk surga, tetapi jalan yang digunakan berbeda. Pemuda yang
mau berikhtiar keras yang dapat mencapai tujuannya dan bertawakal kepada Allah.
Limapuluh pemuda seperti uang Rp. 50,00 yang saat ini sulit dicari tapi
keberadaannya sangat berharga. Artinya sekecil apapun kemampuan kita, pemuda
tidak boleh rendah diri karena setiap pemuda memiliki potensi masing-masing. Seribu
pemuda seperti 100 semut yang bersama-sama membangun kerajaan semut. Artinya bila seluruh pemuda
di Indonesia dapat menjaga persatuannya maka akan dapat mengalahkan satu juta penjajah
yang mau menguasai Indonesia, seperti
semangat pemuda saat sebelum merdeka.
Seribu, sepuluhribu, seratus ribu, satujuta, satu
miliar, satu triliun, bahkan satu juta triliun pemuda di bumi bukan apa-apa di bandingkan dengan satu
tetes Kekuasan dan Kemahadahsyatan Anugrah Allah SWT yang telah diberikan kepada
pemuda di seluruh bumi. Oleh karena itu janganlah kita menjadi pemuda yang
sombong, egois, dan riya telah memiliki
semua kekayaan, kepintaran, dan nikmat yang telah diberikan Allah. Memberi
sumbangsih terhadap masyarakat, nusa, bangsa dan agama akan lebih bermakna dari
pada menjadi manusia individualisme yang memiliki segalanya. Sebagai umat Nabi
Muhammad, kita tidak boleh meninggalkan, ajaran yang telah di perintahkan oleh
Allah untuk menjauhi larangan-Nya dan mengerjakan larangan-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT, "…Apa yang
diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu
maka tinggalkanlah dan bertawalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras
hukuman-Nya(QS Al-Hasyr [59]). Hidup Pemuda Indonesia.

Komentar
Posting Komentar